Pj Bupati Bentuk Forum CSR : Diharapkan terjadi percepatan dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Tapanuli Tengah

Foto : Pj Bupati Tapteng Sugeng Riyanta dirapat pembentukan forum CSR.

kantongberita.com, SIBOLGA | Pj Bupati Kabupaten Tapanuli Tengah Sugeng Riyanta membentuk forum Corporate Social Responsibility (CSR) untuk berkontribusi dan berperan aktif dalam pembangunan Kabupaten Tapanuli tengah.

Seperti diketahui, CSR merupakan program perusahaan yang memiliki tanggung jawab secara sosial kepada masyarakat sekitar dan masyarakat luas, hingga pemangku kepentingan.

Perusahaan yang telah menyalurkan CSRnya, merupakan perusahaan yang sadar akan dampak yang ditimbulkan pada semua aspek masyarakat, termasuk lingkungan, kesehatan, ekonomi dan sosial.

Disamping pembentukan forum CSR, Pj Bupati pada kesempatan tersebut juga menggelar Rapat Koordinasi Program Kegiatan Tanggungjawab Sosial Perusahaan Kabupaten Tapanuli Tengah.

Hadir pada rapat tersebut, seluruh Pimpinan OPD, Camat dan para pelaku usaha di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah.

Dalam pidatonya, Pj Bupati menjelaskan bahwa setiap program CSR memiliki kewajiban untuk mendukung program kesejahteraan sosial Pemerintah Daerah.

Sugeng juga di acara tersebut memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pelaku usaha yang telah berkontribusi dan berperan aktif dalam pembangunan daerah, demi terwujudnya Kabupaten Tapanuli Tengah yang maju, mandiri dan sejahtera.

Adapun salah satu fokus yang disampaikan Sugeng pada pertemuan tersebut adalah program donasi jaminan kesehatan nasional (JKN). Yakni, dengan mendorong sektor badan usaha agar menyalurkan dana CSR-nya untuk membantu meringankan iuran JKN masyarakat disekitar lokasi usaha berada.

Tak hanya itu, Sugeng juga berharap setiap perusahaan di Kabupaten Tapanuli Tengah Sumatera mendaftarkan karyawannya menjadi peserta JKN. Sehingga, membantu Pemerintah dalam mendorong capaian cakupan semesta di Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Kita berharap peran serta dunia usaha untuk bersinergi dan ikut serta mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Tapanuli Tengah. Dengan hadirnya Forum CSR ini diharapkan akan terjadi percepatan dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Tapanuli Tengah,” ujar Sugeng.

Mantan Wakajati Bangka Belitung ini juga menyampaikan bahwa meningkatnya cakupan kepesertaan program JKN di Kabupaten Tapanuli Tengah dari tahun ke tahun, menjadi acuan Pemerintah Daerah untuk menilai seberapa besar akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.

Sehingga, bila ada masyarakat yang sakit, tidak perlu lagi khawatir dengan biaya berobat.

Begitu juga fasilitas kesehatan, harus memberikan pelayanan kesehatan dengan mutu layanan terbaik.

Pada kesempatan yang sama Pj Bupati menyerahkan sertifikat penghargaan kepada PT. Tribahtera Srikandi yang telah berkontribusi menyalurkan CSR kepada 100 orang masyarakat di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah selama satu tahun.

Terpisah, Kepala BPJS Kesehatan Sibolga Rita Masyita Ridwan dalam keterangan persnya mengucapkan terima kasih kepada PT. Tribahtera Srikandi yang telah mendaftarkan seluruh karyawan beserta anggota keluarganya sebagai peserta JKN.

Rita juga mengucapkan terimakasih karena PT. Tribahtera karena telah menyalurkan CSRnya kepada warga disekitar badan usaha berada, untuk dijamin kesehatannya sebagai peserta JKN.

Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan sebuah perusahaan tidak hanya memberikan lapangan pekerjaan, melainkan juga untuk memberikan hal-hal positif lainnya terhadap lingkungan sekitarnya.

“Program JKN memegang prinsip gotong royong. Apabila disinergikan dengan program CSR, maka program JKN adalah sarana yang tepat karena peningkatan kesehatan adalah salah satu sasaran program CSR. Sustainabilitas program JKN yang dikelola BPJS Kesehatan sangat bergantung kepada iuran peserta yang sehat untuk membayar biaya pelayanan kesehatan peserta yang sakit. Ini untuk menjaga prinsip pembiayaan dengan sistem gotong-royong,” pungkasnya. (ril/red)