Rapat Paripurna RPJMD Dibuka Kembali | Fraksi PDI-P Tidak Hadir dan Sejumlah Anggota Dewan Meninggalkan Ruangan

kantongberita.com, TAPTENG | Setelah di skors dengan batas waktu yang tidak ditentukan, akhirnya Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah dalam rangka penyampaian Ranperda tentang rencana pembangunan jangka menengah Tahun 2025-2029 di buka kembali, Senin (4/8/2025).

Dari 35 anggota DPRD, 15 diantaranya tidak hadir di ruang rapat, termasuk anggota dewan dari Fraksi PDI-Perjuangan, partai pendukung pasangan Masinton-Mahmud (MAMA).

Tak hanya itu, pada saat Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi Lubis menyampaikan pidato Bupati Tapteng, satu persatu anggota DPRD meninggalkan ruang rapat.

Terhitung, ada sekitar 10 anggota Dewan yang meninggalkan ruang rapat. Sementara, 10 lainnya tetap tinggal, termasuk Ketua DPRD Tapteng Ahmad Rivai Sibarani yang memimpin rapat hingga selesai.

Usai membacakan pidato Bupati, Mahmud kemudian menyerahkan RPJMD kepada Ketua DPRD Tapteng, yang selanjutnya diserahkan kepada Josua Habeahan, salah satu dari anggota DPRD Tapteng, untuk kemudian dibahas.

Willy Syahputra, salah seorang anggota DPRD yang keluar dari ruang rapat saat dikonfirmasi usai rapat paripurna, terkait aksi mereka yang meninggalkan ruang rapat mengatakan, bahwa aksi tersebut mereka lakukan sebagai bentuk protes terhadap etika Bupati Tapteng Masinton Pasaribu yang dinilai tidak menghargai lembaga DPRD Tapteng.

Pasalnya, setelah pada Rapat Paripurna sebelumnya Masinton tidak hadir dan hanya mengutus Sekretaris Daerah, pada rapat lanjutan hari ini pun Bupati Tapteng kembali tidak hadir.

Masinton hanya mengutus Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi Lubis dan Sekdakab Tapteng Erwin Hotmansah Harahap.

Padahal kata Willy, Masinton saat ini diketahui sedang berada di Kabupaten Tapanuli Tengah, namun tidak bersedia hadir pada parat Paripurna RPJMD hari ini.

“Ini soal etika. Harus Pak Masinton yang menyerahkan RPJMD untuk kami bahas. Kamipun mau menunjukkan bagaimana cara beretika, makanya kami keluar. Pak Masinton kan ada di Tapteng, kenapa tidak hadir,” kata Willy.

Senada juga dikatakan Abdul Basir Situmeang, anggota DPRD lainnya yang keluar dari ruang rapat mengatakan alasannya keluar karena melihat, kehadiran Wakil Bupati pada rapat tersebut hanya untuk membacakan pidato Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, yang dinilai tidak serius membangun Tapteng.

“Karena membacakan pidato Bupati dia makanya saya keluar. Dan saya menduga Masinton tidak serius membangun Tapteng ini,” ujar Basir. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *