kantongberita.com, BOGOR |
Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, dan Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) hadir di Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026.
Rakornas yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat ini dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, didampingi Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka.
Presiden pada Rakornas tersebut menegaskan bahwa pemerintah harus benar-benar memahami peran dan tugasnya sebagai pemimpin rakyat.
“Rakyat kita ingin hidup dalam ketenangan dan keadaan yang harmonis. Mereka berharap pemimpin yang baik, adil, jujur, serta bekerja untuk kepentingan rakyat,” tegas Presiden, Senin (2/2/2026).
Prabowo kemudi mengajak seluruh kepala daerah untuk membulatkan tekad dalam membenahi tata kelola sumber daya alam Indonesia agar dapat dimanfaatkan secara optimal demi kesejahteraan masyarakat.
“Mari kita bertekad untuk menyelamatkan, menjaga, dan mengelola kekayaan alam kita untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat,” ujar Prabowo.
Pada kesempatan tersebut, Presiden mengungkapkan rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI, sebuah gerakan nasional yang menekankan pembangunan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah.
Gerakan ini berfokus pada pembenahan lingkungan secara menyeluruh, mulai dari kebersihan kawasan permukiman hingga penataan ruang publik.
Salah satu yang menjadi bagian Gerakan ASRI ini adalah penertiban baliho dan spanduk yang mengotori jalanan kota.
Upaya tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat daya tarik Indonesia di mata wisatawan mancanegara.
Salah satu langkah konkret yang akan dilakukan adalah pelaksanaan kerja bakti atau korve secara rutin dan serentak, termasuk dengan melibatkan sekolah-sekolah.
“Kegiatan bersih-bersih tidak harus memakan waktu lama. Namun, jika dilakukan secara masif dan berkesinambungan, dampaknya akan sangat signifikan bagi kebersihan dan kerapian lingkungan,” ungkapnya.
Untuk mendukung kelancaran gerakan tersebut, Pemerintah juga akan menyiapkan berbagai sarana pendukung, seperti gerobak sampah dan truk pengangkut, agar pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif.
Di sela kegiatan, Wali Kota Sibolga menyampaikan bahwa Rakornas memiliki peran strategis dalam menyelaraskan arah pembangunan nasional dengan kebutuhan dan potensi daerah.
“Rakornas ini menjadi wadah penting untuk menyamakan persepsi serta memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Dengan sinergi tersebut, program pembangunan yang dijalankan dapat saling mendukung dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Wali Kota.
Forum ini bertujuan memberikan arahan kepada kepala daerah dan Forkopimda dalam mendukung pelaksanaan program prioritas Presiden Republik Indonesia, diantaranya program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pengentasan kemiskinan, serta program Zero Waste atau bebas sampah yang sejalan dengan upaya pembangunan berkelanjutan.
Menurut Syukri, Pemerintah Kota Sibolga siap mengoptimalkan seluruh program nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Program-program tersebut dinilai telah memberikan dampak positif, termasuk membuka lapangan pekerjaan baru serta mendorong pertumbuhan perekonomian lokal.
“Rakornas merupakan ajang penyatuan persepsi, ide, dan gagasan demi kemajuan bangsa, sekaligus menjadi titik awal dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 ini turut dihadiri jajaran Kabinet Merah Putih.
Para peserta mengikuti arahan Presiden dan diskusi tematik terkait berbagai isu strategis nasional. (ril/red)


