kantongberita.com, TAPTENG | Paguyuban Ikatan Mahasiswa Tapanuli Tengah-Sibolga (IMATAPSI) menunjukkan komitmen sosialnya dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan ke daerah asalnya secara bertahap.
Hingga saat ini, IMATAPSI tercatat telah melaksanakan penyaluran bantuan sebanyak 6 tahap, yang diberikan sebagai respons atas kondisi masyarakat yang terdampak berbagai persoalan sosial dan bencana di wilayah Tapanuli Tengah dan Sibolga.
Penyaluran dilakukan secara langsung ke masyarakat yang membutuhkan, dengan mengutamakan asas tepat sasaran dan transparansi.
Ketua Umum IMATAPSI, Ridho Abdika menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian paguyuban terhadap kampung halaman.
Menurutnya, keberadaan IMATAPSI tidak hanya sebatas wadah silaturahmi, tetapi juga harus mampu hadir secara nyata di tengah masyarakat, khususnya saat kondisi sulit.
“Bantuan yang kami salurkan merupakan hasil kolaborasi bersama relawan gesit dan juga kitabisa.com. Walaupun dengan keterbatasan, kami berusaha konsisten dan berkelanjutan. Terbukti dengan enam tahap penyaluran yang telah kami lakukan,” ujar Ridho, Rabu (28/1/2026).
Adapun jenis bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa bahan pangan, tetapi disesuaikan dengan kondisi kebutuhan para korban bencana. Seperti, peralatan dapur dan kebutuhan rumah tangga lainnya.
Setiap tahap penyaluran dilakukan melalui koordinasi dengan tokoh masyarakat setempat, guna memastikan bantuan diterima oleh pihak yang benar-benar membutuhkan.
Masyarakat penerima bantuan mengapresiasi kepedulian IMATAPSI, yang dinilai sangat membantu meringankan beban warga serta menjadi contoh peran aktif generasi muda dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Harapannya, kegiatan ini dapat mempererat hubungan emosional antara perantau dan daerah asal. Sekaligus mendorong lebih banyak elemen masyarakat untuk turut berkontribusi dalam upaya kemanusiaan dan pembangunan sosial di daerah. (ril/red)





