Audiensi dengan Polres Sibolga, Aktivis Ingatkan Maraknya Kapal B☆M: Jangan sampai meledak lagi

kantongberita.com, SIBOLGA | Setelah menemukan adanya aktivitas mencurigakan yang diduga Kapal B☆M bongkar di tangkahan Alindo Sibolga, sejumlah aktivis pegiat sosial dari berbagai Lembaga Swadaya Masyadakat (LSM) kemudian menemui Kapolres Sibolga untuk mengingatkan jangan sampai terjadi kembali, B☆M ikan meledak hingga menelan korban jiwa, seperti yang pernah terjadi pada tahun 2022 lalu.

Para aktivis yang tergabung dalam Aliansi Anak Indonesia tersebut diterima oleh Kasat Intelkam Polres Sibolga IPTU Suryantoni diruang kerjanya, Senin (18/5/2026).

Kepada Kasat Intel, mereka juga menjelaskan sekilas modus para pengusaha kapal dengan alat tangkap terlarang tersebut bisa bebas beroperasi di Kota Sibolga.

“Sudah pernah meledak beberapa tahun lalu. Jangan sampai meledak lagi,” kata Poltak Silaban atau yang akrab disapa Reo-reo.

Sebelumnya kata Poltak, dia sudah pernah meminta pemilik tangkahan Alindo agar mengusir pemilik kapal B☆M tersebut agar minggat dari tempatnya. Begitu juga katanya kepada Kasat Reskrim Polres Sibolga, dirinya telah melaporkan dugaan adanya aktivitas bongkar kapal B☆M tersebut.

“Pemilik tangkahan sudah kubilang, usir aja mereka dari situ. Ke Kasat Reskrim juga sudah pernah saya laporkan,” tukasnya.

Ditimpali oleh Rudolf Siagian, Ketua Aliansi Anak Indonesia yang menjelaskan bahwa kehadiran mereka ke Polres Sibolga hanya mengingatkan bahwa penggunaan bahan peledak sebagai alat tangkap ikan sangat berbahaya.

“Dari sisi hukumnya kami lihat, karena ini alat tangkap terlarang. Efeknya sangat berbahaya, bisa saja menimbulkan korban. Apakah tidak ada pengawasan, kok bisa bebas beroperasi. Kami hanya ingin minta kepada Polres agar Kapal BOM diberantas dari Kota Sibolga,” ungkap Rudolf.

Senada juga disampaikan oleh Hendri Pakpahan, yang diamini oleh Bangun Tanjung, dan Marto Manalu dari LSM KUMAT yang menegaskan bahwa untuk membuktikan Kapal tersebut menggunakan bahan peledak, sangatlah mudah.

Selain dari dokumen kapal yang tidak jelas, juga dapat dilihat dari jenis ikan hasil tangkapan, serta kondisi bagian dalam ikan tersebut.

“Yang paling jelas, dari jenis ikannya, yang tidak lazim. Kemudian, ikan bisa dibawa ke Laboratorium, cek kondisi perutnya,” terang Hendri.

##Kasat Intel Temukan Informasi Bahan Peledak Dipasok dari Surabaya##

Menanggapi laporan Aliansi Anak Indonesia, Kasat Intel mengaku kalau pihaknya telah lama melakukan investigasi terkait adanya informasi maraknya kapal berbahan peledak beroperasi di Kota Sibolga.

Dari hasil penelusuran pihaknya diperoleh informasi bahwa bahan peledak tersebut dipasok dari luar daerah melalui jalur laut.

Para pemain alat tangkap ilegal ini menurut Suryantoni telah merubah pola main, yang sebelumnya bahan peledak itu dipasok dari darat dan dibawa ke laut.

“Barang itu dari surabaya, diangkut dari jalur air. Karena sudah pernah meledak, mereka (pelaku) wanti-wanti dan gak pernah lagi bawa ke darat,” ungkapnya.

Namun tegas Kasat Intel, bila terbukti bahan peledak tersebut dibawa ke darat, pihaknya tidak akan segan-segan menindak.

“Kalau memang dari daratan Sibolga kami gak akan segan-segan menindak,” tegasnya. (red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *