banner 728x250

Bank Indonesia Gelar Sosialisasi Tumbuhkan rasa Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah

Foto : Bank Indonesia sosialisasikan tumbuhkan rasa Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah kepada perwakilan mahasiswa GENBI, Pokdarwis Kelurahan Beringin, dan Kelompok Pedagang Pantai Anggar Pelabuhan Lama.

Kantong Berita, SIBOLGA-Sebagai bentuk kebanggaan terhadap bangsa sendiri, Bank Indonesia melakukan kegiatan sosialisasi untuk menumbuhkan rasa Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah kepada penerima beasiswa Bank Indonesia yang biasa disebut GENBI atau Generasi Baru Bank Indonesia.

Kegiatan dilaksanakan di anggar Pelabuhan Lama Kota Sibolga yang dihadiri oleh perwakilan mahasiswa GENBI, Pokdarwis Kelurahan Beringin, dan Kelompok Pedagang Pantai Anggar Pelabuhan Lama.

Pada kesempatan tersebut Bank Indonesia menjelaskan kepada seluruh peserta kegiatan bahwa CBP Rupiah merupakan program Bank Indonesia yang dilakukan untuk menumbuhkan kecintaan, kebanggaan dan pemahaman Rupiah yang lebih baik melalui pengenalan ciri-ciri dan cara merawat Rupiah, meningkatkan kebanggaan Rupiah melalui pengenalan sejarah uang dan memberikan pemahaman Rupiah yang memiliki fungsi penting dalam perekonomian Indonesia.

Sebagai lembaga negara, Bank Indonesia memiliki tujuan mencapai dan menjaga kestabilan nilai Rupiah dengan mengajak masyarakat Indonesia untuk turut serta mendukung kampanye Cinta, Bangga, Paham Rupiah.

Cinta Rupiah dapat ditunjukkan dengan mengenali, merawat, dan menjaga Rupiah serta menghindari peredaran uang palsu dan tidak layak edar.

Kemudian, bangga Rupiah ditunjukkan dengan menggunakan Rupiah di setiap transaksi untuk menjaga kestabilan nilai tukar Rupiah dan membangun kepercayaan dunia pada Rupiah.

Sedangkan paham Rupiah, ditunjukkan dengan memahami fungsi Rupiah sebagai nilai tukar dan cara mengelolanya. Misalnya dengan bertransaksi dan berbelanja dengan bijak, berhemat, dan berinvestasi.

Selain itu, Bank Indonesia Sibolga juga menyosialisasikan penggunaan QRIS kepada para peserta pertemuan. Sebagai upaya memadukan layanan pembayaran tunai dan non tunai dalam rangka mewujudkan less-cash society, untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dan ritel agar semakin sering menggunakan instrumen pembayaran non tunai sebagai alternatif uang tunai terutama pada era Pandemi saat ini.

Sejak mengampanyekan penggunaan transaksi non tunai melalui Gerakan Nasional Non Tunai di tahun 2014, inovasi terus digencarkan untuk menciptakan transaksi non tunai yang memberikan keamanan, kemudahan dan kenyamanan dalam melakukan transaksi.

Salah satunya melalui kanal Quick Response Code Indonesian Standard atau yang lebih dikenal sebagai QRIS.

Acara ditutup dengan kegiatan membersihkan pantai yang diinisiasi oleh para mahasiswa GENBI dan diikuti oleh seluruh peserta sosialisasi.

Dengan harapan, kegiatan sosialisasi dan edukasi yang berkelanjutan akan semakin meningkatkan kecintaan, kebanggaan dan pemahaman pada masyarakat terhadap Rupiah. (red)