kantongberita.com, SIBOLGA | Setiap kali hujan, Kelurahan Simaremare selalu tergenang air. Bahkan tidak tanggung-tanggung, air yang mengalir dari arah perbukitan tersebut merendam sejumlah rumah warga.
Demi menjaga keselamatan warganya, Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik mencoba meninjau penyebab banjir tersebut dengan mendaki bukit Panomboman, Kelurahan Sibolga Ilir, Kecamatan Sibolga Utara, Senin (5/1/2026) sore.
Wali Kota kemudian mencoba menelusuri ruas jalan baru di bukit Panomboman yang pernah dibuka lewat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dengan dukungan dari Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga, dan Masria Sinurat, warga yang telah menghibahkan tanahnya untuk dibangun jalan.
Diketahui, pembukaan jalan tersebut telah dikerjakan oleh TNI dengan 2 tahap. Tahap pertama dilakukan pada tahun 2023, pembukaan jalan dari bukit TVRI tembus ke bukit Panomboman, tepatnya ke bekas Sekolah Perikanan Sibolga.
Kemudian tahap kedua dilakukan pada tahun 2024, pembukaan jalan dari bukit TVRI tembus ke Dolok Martimbang Kelurahan Angin Nauli.
Hadir pada peninjauan tersebut, Wakil Wali Kota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing, Kepala JFT Analis Kebencanaan Ahli Madya BNPB, Gatot Satria Wijaya, serta Kepala Dinas PU-PR Kota Sibolga, Arif Rahman.
Selain itu, tujuan dilakukannya peninjauan juga menurut Wali Kota dalam keterangannya, untuk menentukan langkah penanganan agar banjir dan longsor tidak lagi menimpa warga.
“Kami ingin memastikan warga di sekitar Jalan Sakura berada dalam kondisi aman. Dengan mengetahui sumber dan karakteristik longsoran. Kita dapat menentukan langkah penanganan yang efektif ke depan, terutama saat hujan deras,” ujar Wali Kota. (red)









