MARI KITA SAMBUT HARI YANG FITRI INI DENGAN PENUH KEGEMBIRAAN DAN RASA SYUKUR - SEGENAP KRU KANTONGBERITA.COM MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1445 H/2024 banner 325x300

banner 325x300

Pengakuan Pedagang, Septic tank juga Dibanderol Puluhan Juta

Foto : Seorang pedagang Pasar Sibolga Nauli menunjukkan akses pejalan kaki dan pengendara yang telah diberi tanda merah dan nomor.

kantongberita.com, SIBOLGA | Tak hanya badan jalan di areal pasar yang diduga dibanderol dengan rupiah, septic tank pun ikut menjadi ajang dagangan para petugas.

Seperti dikatakan Tiar Aritonang, seorang pedagang mainan yang saat ini berjualan diatas septic tank pasar.

Awalnya menurut Tiar, lapak itu diberikan untuk dia tempati sementara. Karena, sebagai pedagang yang juga berjualan selama puluhan tahun di pasar Sibolga Nauli, Tiar mengaku tidak mendapatkan lapak.

“Awalnya, karena gak kebagian lapak, jadi datang si Pian (Petugas Pasar) ditempatkan lah aku di septic tank ini. Ternyata, sekarang mereka bilang, aku harus pindah, karena alasannya dilarang jualan diatas septic tank,” kata Tiar dengan raut wajah sedih.

Tapi anehnya, kata dia, septic tank itu kini sudah diberi tanda dengan garis merah dan diberi nomor.

Foto : Tiar Aritonang, pedagang mainan diatas septic tank pasar Sibolga Nauli.

Dari salah seorang pedagang, yang disebut-sebut sebagai perpanjangan tangan jual belik lapak di Pasar Sibolga Nauli, menawarkan kepada Tiar lapak yang dia tempati dengan harga Rp18 juta.

Namun Tiar menolaknya, karena selain tidak mempunyai uang, dia juga tidak ingin menjadi korban permainan nakal tersebut.

“Kalau hanya sekedar uang administrasi, saya berikan. Tapi kalau sampai Rp18 juta, darimana uang saya. Katanya, kalau sama orang Rp20 juta itu, samamu ajanya kukasih Rp18 juta. Itupun, kita gak tahu kemana nanti aliran uang itu,” pungkasnya.

Harapannya, Pemko Sibolga segera membenahi kesemrawutan di Pasar Sibolga Nauli dan memberantas praktek jual beli lapak yang kini marak menjadi bahan perbincangan ditengah pedagang pasar Sibolga Nauli.

Amatan, sebagian badan jalan didalam areal Pasar Sibolga Nauli telah disulap menjadi lapak dagangan dan telah ditempati. Sementara, sebagian lagi termasuk bagian pertengahan jalan, masih diberi tanda merah dan nomor, yang diduga akan diperjualbelikan.

Begitu juga dengan lapak yang berada dibawah kanopi, yang isunya dibangun dengan cara patungan beberapa pedagang pasar, telah ditempati. Kabarnya lapak ini juga dibanderol dengan nilai yang cukup tinggi, hingga puluhan juta rupiah.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan dari pihak Disperindag Sibolga. Kepala Bidang Perdagangan Ananta Siregar yang dicoba dikonfirmasi, juga tidak bersedia memberikan keterangan.

“Siap bg, nanti kami coba evaluasi,” tulis Ananta menjawab wartawan via WhatsApp. (red)