Ratusan Kios dan Pelataran di Pasar Sibolga Nauli Terbakar | Tiba dari Medan, Wali Kota Langsung Tinjau Lokasi Kebakaran

kantongberita.com, SIBOLGA | Ratusan kios di Pasar Sibolga Nauli terbakar, Sabtu (11/7/2026). Api mulai terlihat sekira pukul 21.30 WIB di sekitar lokasi pedagang rempah-rempah dan pedagang daging Kerbau di lantai 1.

Dari data yang diperoleh, ada 400 kios dan 900 pelataran yang hangus terbakar.

Akibat angin yang berhembus kencang, api dengan cepat membesar dan merambat hingga membakar kios yang ada di lantai 2 dan 3.

Sempat terdengar suara dentuman dari dalam gedung pasar. Diperkirakan, suara tersebut berasal dari tabung gas pedagang makanan yang terbakar.

Mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemko Sibolga dibantu mobil suplay milik Perumda Air Minum Tirta Nauli Sibolga dan mobil Damkar Pemkab Tapteng berjibaku memadamkan api yang terus berkobar.

Api mulai padam sekira pukul 5.00 WIB dini hari. Tidak ada korban jiwa pada insiden tersebut. Untuk sementara, dari informasi yang diperoleh penyebab kebakaran karena gangguan arus pendek.

##Tiba dari Medan, Wali Kota Sibolga Langsung Meninjau Lokasi Kebakaran##

Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik yang baru tiba dari Medan menghadiri Pagelaran Seni Budaya Kota Sibolga yang digelar di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) langsung menuju lokasi kebakaran Pasar Sibolga Nauli.

Wali Kota tiba sekira pukul 10.30 WIB didampingi Wakil Wali Kota Pantas Maruba Lumban Tobing. Juga Sekdakot Herman Suwito, dan Wakapolres Sibolga Kompol Arifin Tampunolon. Kemudian, Kadis Perindag Sibolga Liman Sinaga, Kadis Kominfo Hasonangan Panjaitan, Kasat Pol PP Rasyid Manalu dan juga Direktur Perumda Air Minum Tirta Nauli Sibolga Khairunnas Panggabean.

Foto : Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry dan Wakilnya Pantas Maruba Lumban Tobing memutuskan akan berkantor di Dinas Perhubungan.

Untuk mengetahui kondisi pasar Sibolga Nauli pasca kebakaran, Wali Kota beserta rombongan menelusuri seluruh bagian gedung, dari mulai lantai 1, 2 dan 3. Wali Kota juga menyempatkan diri untuk berdialog mendengarkan keluhan para pedagang yang menjadi korban kebakaran.

Wali Kota berjanji secepatnya akan menggelar koordinasi untuk pendataan jumlah pedagang yang menjadi korban, serta menentukan lokasi yang menjadi lapak sementara para pedagang untuk mencari rejeki.

Dalam keterangan persnya, Wali Kota menyebut akan mendirikan posko pendataan di pintu masuk areal Pasar Sibolga Nauli serta menempatkan pedagang sesuai jenis dagangannya.

“Nanti kita akan menggelar rapat, untuk memastikan lokasi para pedagang untuk berjualan sementara. Kemungkinan kita akan memakai pelataran parkir dan terminal angkutan umum. Kalau masih tidak mencukupi, akan kita buat rekayasa lalu lintas untuk menempatkan pedagang di sepanjang jalan Patuan Anggi,” kata Wali Kota, Minggu (12/7/2026).

Selain itu, mantan Ketua DPRD Sibolga ini juga menegaskan akan berupaya untuk mengalokasikan dana stimulan bencana kepada para korban bencana.

“Nanti kita bahas dulu, untuk mengalokasikan dana stimulan kepada para korban kebakaran,” ungkapnya.

###Wali Kota akan Berkantor Sementara di Dinas Perhubungan###

Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik akan berkantor sementara di Dinas Perhubungan yang berada di sisi kanan gedung Pasar Sibolga Nauli.

Keputusan tersebut diambil untuk memastikan penanganan para korban bencana berjalan dengan baik.

Dengan berkantor di Dinas Perhubungan, Wali Kota dapat mendengarkan langsung keluhan para pedagang selama proses pendataan hingga relokasi.

“Saya pastikan, hari ini saya berkantor di Dinas Perhubungan ini. Kebetulan kantir Dinas Pehubungan berdampingan dengan Pasar Sibolga Nauli,” ujar Syukri.

Usai meninjau lokasi kebakaran, Wali Kota bersama Wakil Wali Kota, Sekda, Wakapolres Sibolga dan juga OPD terkait menggelar rapat tertutup di kantor Dinas Perhubungan Sibolga, untuk memastikan pendataan dan relokasi pedagang berjalan dengan baik.

Amatan dilokasi kebakaran, tampak para pedagang berupaya mencari barang dagangannya yang tidak terbakar. Sementara, para pedagang yang kiosnya selamat terpaksa mengevakuasi barang dagangannya hingga ada kepastian dari Pemko Sibolga kemana mereka direlokasi. (red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *