Seorang Pelajar di Tapteng Dibegal, Bakhtiar Sibarani Minta Pelaku Ditembak Ditempat

Foto : Bakhtiar Ahmad Sibarani

Kantong Berita, TAPTENG-Seorang pelajar menjadi korban pembegalan di jalan Sibolga-Tarutung Km.17 Desa Rampa, Kecamatan Sitahuis Tapteng, Selasa (11/7/2023) sekira pukul 13.00 WIB.

Korban yang diketahui bernama Andrian Sinaga (16) yang masih duduk di bangku SMA kelas IX tersebut mengalami luka robek pada tangan dan wajah akibat sabetan benda tajam pelaku.

Tak butuh waktu lama pasca kejadian, tepatnya sekira pukul 19.00 WIB, 2 pelaku yakni AH dan AY berhasil diamankan oleh Satreskrim Polres Tapteng dari kediamannya di Lingkungan I Kalangan Julu Kelurahan Aek Tolang Induk Kecamatan Pandan Tapteng.

Menanggapi kejadian tersebut, Bakhtiar Ahmad Sibarani, SH Bupati Tapanuli Tengah periode 2017-2022 meminta petugas untuk menembak ditempat pelaku begal, untuk memberikan efek jera.

Menurutnya, jika hal itu tidak dilakukan, maka para pelaku begal akan berkembang dan akan meniru gaya-gaya begal yang ada di daerah lain.

“Saya mengapresiasi Kapolres Tapteng dan jajaran yang dalam hitungan jam sudah menangkap pelaku begal yang terjadi di Tapteng. Namun saya meminta kepada Polres Tapteng dan Polres Sibolga agar tembak di tempat pelaku begal,” kata Bakhtiar kepada wartawan, Rabu (12/7/2023).

Bakhtiar yakin, dengan tindakan tegas tersebut para pelaku begal akan berpikir panjang untuk melakukan kriminal.

“Saya sedang di luar kota, tetapi saya tetap mengikuti perkembangan yang terjadi di kampung halaman kita ini. Dan tindakan kejahatan begal seperti ini tidak bisa kita biarkan. Saya yakin Polres Tapteng dan Sibolga mampu memberikan rasa aman bagi kedua daerah dan memberikan tindakan tegas bagi pelaku begal dengan tidak memberikan ruang sekecil apapun,” ucapnya.

Masih kata Ketua DPD NasDem Tapteng ini menduga, kalau aksi begal tersebut dilatarbelakangi oleh Narkoba.

Oleh karena itu, putra Barus ini meminta pihak Kepolisian juga menembak ditempat bandar dan pemakai narkoba.

“Dengan adanya tindakan tegas dengan tembak di tempat bagi para bandar dan pemakai narkoba bisa mengurangi tindakan kejahatan begal. Karena rata-rata pelaku begal itu terlibat dengan narkoba. Sekali lagi saya yakin Polres Tapteng dan Sibolga dapat melakukannya,” pungkasnya. (red)