Tali Kasih Natal dari Bakhtiar Sibarani untuk 200 KK Korban Bencana di Sibolga Utara

kantongberita.com, SIBOLGA | Bakhtiar Ahmad Sibarani memberikan tali kasih kepada 200 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban bencana di Kecamatan Sibolga Utara, Selasa (30/12/2025).

Tali kasih yang diberikan, khusus kepada korban bencana yang beragama Kristen, yang diserahkan oleh Ketua DPRD Sibolga Ansyar Affandi Peranginangin, yang merupakan keponakan Bakhtiar.

Mantan Bupati Tapteng ini berharap, meski dilanda bencana, para korban bencana tidak kehilangan momen sukacita Natal dan Tahun Baru.

“Semoga tali kasih yang diberikan Pak Bakhtiar dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena bencana. Apalagi bagi yang merayakan Natal. Jangan sampai duka ini menghilangkan sukacita perayaan Natal,” ujar Ansyar, Sekretaris DPD NasDem Sibolga usai penyerahan tali kasih di kediaman Nixon Simanjuntak, Anggota DPRD Sibolga dari Fraksi NasDem.

Wargapun mengucapkan terimakasih atas kepedulian Bakhtiar terhadap mereka para korban bencana, yang saat ini merayakan Natal dan Tahun Baru ditengah situasi bencana.

“Terimakasih pak Bakhtiar yang sudah memberikan bantuan kepada kami,” ujar Benget Tamba, mewakili para korban bencana.

Adapun tali kasih yang diberikan oleh Ketua DPP Partai NasDem tersebut berupa uang tunai sebesar Rp500.000nkepada masing-masing penerima.

Sebelumnya, Bakhtiar juga telah memberikan bantuan berupa sembako dan uang tunai masing-masing sebesar Rp1 juta kepada korban bencana yang kehilangan tempat tinggalnya di Kecamatan Sibolga Utara.

Tak hanya itu, abangnya Rahmansyah Sibarani yang merupakan Anggota DPRD Sumut juga ikut berpartisipasi memberikan bantuan susulan berupa sembako dan pakaian baru kepada para korban bencana di Kecamatan Sibolga Utara.

Kepedulian ini merupakan bentuk rasa empati Bakhtiar dan keluarga atas beban hidup yang dirasakan para korban bencana ditengah sulitnya ekonomi pasca bencana.

Karena, tidak hanya kehilangan tempat tinggal dan harta benda, bencana yang terjadi juga menghambat aktifitas mereka dalam mencari nafkah.

Ditambah, harga-harga kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan yang cukup signifikan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *