MARI KITA SAMBUT HARI YANG FITRI INI DENGAN PENUH KEGEMBIRAAN DAN RASA SYUKUR - SEGENAP KRU KANTONGBERITA.COM MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1445 H/2024 banner 325x300

banner 325x300

Pimpinan Cabang F.SPTI-K.SPSI Sibolga Terbentuk; Siap Perjuangkan Hak Buruh dan Nelayan

Foto : Pengurus F. SPTI-K. SPSI di Kantor Dinas KUMK Kota Sibolga.

Kantong Berita, SIBOLGA – Para pemimpin Cabang Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC. F. SPTI-K. SPSI) Kota Sibolga, bersama dengan Koordinator Tapanuli-Nias, melakukan kunjungan ke Kantor Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Ketenagakerjaan Kota Sibolga pada Rabu (7/10).

Dalam pertemuan dengan Kepala Dinas KUMK Sibolga, Hermanto Harahap, serikat pekerja tersebut menyampaikan beberapa langkah yang akan diambil untuk memperjuangkan hak-hak pekerja yang selama ini tidak dipenuhi oleh para pengusaha.

Abdul Rahman Sibuea, Koordinator Tapanuli-Nias F. SPTI-K. SPTI, menyampaikan bahwa mereka fokus pada dua sektor utama, yaitu pekerja bongkar muat atau ekspedisi, dan nelayan. Mereka menyoroti rendahnya upah bagi pekerja bongkar muat, yang masih sama dengan 7 tahun yang lalu, meskipun beban kerja telah meningkat.

Abdul Rahman menegaskan bahwa tindakan para pengusaha sudah melebihi batas, dan mereka bertekad untuk memperjuangkan kesejahteraan pekerja di Kota Sibolga dengan mendesak pemerintah setempat untuk menaikkan upah bagi pekerja bongkar muat.

Selain itu, nasib para nelayan juga menjadi perhatian mereka, terutama terkait insiden tenggelamnya KM. Mega Top III. Keluarga korban masih belum menerima santunan yang layak dari pengusaha kapal, sehingga F. SPTI-K. SPSI berencana membentuk Federasi bidang Kelautan di Kota Sibolga.

Harapannya, Pemerintah Kota Sibolga melalui Dinas KUMK dapat bekerja sama dengan F. SPTI-K. SPSI dalam memperjuangkan hak-hak pekerja di Kota Sibolga. Hermanto Harahap, Kepala Dinas KUMK Sibolga, menyambut baik kerjasama tersebut dan berjanji untuk bersinergi dengan serikat pekerja dalam memperjuangkan hak-hak pekerja di kota tersebut.