banner 728x250

Waka Polres Sibolga Ikuti Anev Kapolri Secara Virtual – Kejar Target Akselerasi Vaksinasi Booster jelang Ramadhan

Foto : Waka Polres Sibolga Kompol R Sihombing saat mengikuti Anev Kapolri.

Kantong Berita, SIBOLGA-Waka Polres Sibolga Kompol R. Sihombing,SH mengikuti Anev Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara virtual, untuk percepatan akselerasi vaksinasi serentak di 5.214 titik di 34 Provinsi Indonesia.

Pada Anev yang digelar di Sleman City Hall, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta tersebut Kapolri menekankan agar memperkuat akselerasi vaksinasi dosis ketiga atau Booster menjelang bulan Ramadhan. Untuk mencegah terjadinya peningkatan laju pertumbuhan Covid-19. Seperti dilansir dari keterangan tertulis Humas Polres Sibolga.

“Sebentar lagi kita masuk bulan Ramadhan. Kita harus pastikan masyarakat betul-betul sudah melaksanakan vaksinasi dengan baik. Harapan kita dalam kurun waktu yang ada, dosis ketiga betul-betul bisa dioptimalkan. Karena ini menjadi kunci juga,” tegas Kapolri, Jumat (11/3/2022).

Mantan Kabareskrim itu juga menjelaskan, dengan mengoptimalkan akselerasi vaksinasi, baik dosis I, II hingga III, akan semakin meningkatkan kekebalan ataupun imunitas masyarakat terhadap segala jenis varian Covid-19 yang ada.

Untuk itu, diperlukan sinergitas dan kerjasama seluruh pihak. Dengan begitu, aktivitas masyarakat dapat berjalan aman dan roda perekonomian juga akan terus semakin membaik.

“Dan ini perlu kerjasama kita semua untuk bisa mencapai hal tersebut dengan melaksanakan optimalisasi atau akselerasi melengkapi vaksinasi dari masyarakat. Agar kekebalan atau imunitas mencapai angka yang kita harapkan,” ungkapnya.

Adanya jaminan kelengkapan vaksinasi bagi masyarakat, menurut Sigit, juga menjadi bagian persiapan dari strategi Pemerintah untuk mengubah Pandemi Covid-19 menjadi Endemi.

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Diantaranya adalah, progres vaksinasi, tingkat kematian serta pengendalian kasus Covid-19.

“Namun ada syarat yang sedang kita kejar. Yang tentunya kita sudah harus siap untuk itu. Salah satunya adalah pengendalian angka kematian, tingkat vaksinasi dan tentunya angka statistik yang harus kita jaga terkait masalah perkembangan varian Omicron atau Delta,” pungkasnya.

Jika semua elemen bergandengan tangan mengejar target tersebut, Kapolri merasa optimis serta meyakini bahwa strategi untuk mengubah Pandemi menjadi Endemi akan segera terlaksana.

“Tentunya kita bisa memiliki optimisme. Kemudian kedua tentunya dengan protokol kesehatan yang kuat, yang selalu kita ingatkan pakai masker, gunakan disinfektan, biasakan dan jadikan disiplin dalam kegiatan-kegiatan sehari-hari,” kata Kapolri.

Selain meninjau vaksinasi, Kapolri juga memberikan pengarahan kepada seluruh wilayah untuk terus melakukan akselerasi vaksinasi serta mengoptimalkan penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19, secara virtual. (red)