Wujud Janji Politik Pasangan PENTAS, 200 Mahasiswa Terima Beasiswa dari Pemko Sibolga

kantongberita.com, SIBOLGA | Pasangan Penarik-Pantas atau yang disingkat dengan PENTAS yang kini menjabat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sibolga akhirnya mewujudkan janji Politiknya, memberikan bantuan beasiswa kepada 200 mahasiswa kurang mampu dan berprestasi.

Beasiswa tersebut diserahkan oleh Wakil Wali Kota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing di ruang Kenegaraan Rumah Dinas Wali Kota Sibolga, Senin (17/11/2025).

Hadir pada kesempatan tersebut, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Bustanul Arifin, Inspektur Inspektorat Kota Sibolga, Ade Mahligai Putra Lubis, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Sibolga, Riwansyah, serta Ketua Dewan Pendidikan Kota Sibolga, Hendra Saputra, bersama para pengurus.

Dalam sambutannya, Pantas menyebut kalau ini merupakan beasiswa pertama yang disalurkan di tahun pertamanya menjabat bersama Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik.

Harapannya, program beasiswa ini dapat disalurkan selama 5 tahun kepemimpinan mereka.

“Pemberian beasiswa ini baru pertama kali kami launching dalam pemerintahan kami. Mudah-mudahan hingga lima tahun ke depan program ini terus kita laksanakan,” ujar Pantas.

Menurutnya, program beasiswa ini sangat membantu meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) warga Kota Sibolga, terkhusus bagi keluarga kurang mampu.

“Jangan sampai putus kuliah. Adek-adek semua adalah generasi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.

Adapun beasiswa yang salurkan sebesar Rp5 juta, yang ditransfer langsung ke rekening masing-masing mahasiswa.

Beasiswa tersebut hanya diberikan kepada warga Sibolga, yang mampu memberikan bukti sebagai mahasiswa aktif yang diterbitkan oleh pihak kampus. Kemudian, mahasiswa juga diharuskan mampu menunjukkan bukti sebagai mahasiswa berprestasi dengan nilai IPK minmal 3,0.

Tercatat, ada 74 mahasiswa yang kuliah di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah yang menerima bantuan. 83 mahasiswa lainnya kuliah di Kota lain di wilayah Provinsi Sumatera Utara. Kemudian, 43 mahasiswa tercatat kuliah di luar Provinsi Sumatera Utara. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *