Bakhtiar Sibarani Kerahkan 3 Ekskavator Normalisasi Sungai Aek Sirahar | Panggilan Jiwa Seorang Putra Daerah Memperhatikan Kampung Halamannya

Foto : Alat berat Ekskavator yang dikerahkan oleh Bakhtiar Sibarani, mantan Bupati Tapteng untuk menormalisasi Sungai Aek Sirahar Barus.

kantongberita.com, TAPTENG | Bakhtiar Ahmad Sibarani, mantan Bupati Kabupaten Tapanuli Tengah mengerahkan 3 unit alat berat berupa Ekskavator untuk menormalisasi Sungai Aek Sirahar Barus, Senin (29/12/2025).

Hal ini dilakukan, mengingat lambatnya penanganan normalisasi Sungai Aek Sirahar. Dimana, hingga sebulan pasca bencana, setiap kali hujan, luapan Sungai Aek Sirahar masih terus mengancam keselamatan warga sekitar.

Menurut Melfan Tanjung, kader DPD NasDem Tapteng yang diperintahkan Bakhtiar, selaku Ketua DPP Partai NasDem untuk mengawasi Ekskavator bekerja di Sungai Aek Sirahar, sikap Bakhtiar ini sebagai bukti kepedulian seorang putra daerah terhadap kampung halamannya.

“Bapak Bakhtiar menyampaikan untuk di Kecamatan Barus mulai dari desa Pasar Tarandam, Padang Masiang, Kinali, Ujung Batu, Bungo Tanjung dan Kampung Mudik yang terdampak langsung banjir tanggal 25 November, sampai selesai. Itulah bukti dari panggilan jiwa seorang putra daerah yang memang betul memperhatikan kampung halamannya,” ujar Melfan, ditemui di lokasi pengerukan, tepatnya di Desa Ujung Batu.

Selain ke Barus, sebelumnya Bakhtiar juga kata Melfan telah mengerahkan sebuah alat berat untuk membantu normalisasi Sungai di Desa Mela, Kecamatan Tapian Nauli.

“Kita juga membantu masyarakat di desa Mela, dimana dataran sungai disana sama tinggi dengan daratan rumah masyarakat. Jadi mereka menstop dan meminta tolong, bantu kami karena kami disini sudah khawatir. Jangankan hujan, air saja naik sudah langsung masuk ke rumah kami. Jadi, setelah berkomunikasi dengan bapak Bakhtiar, bapak Bakhtiar mengizinkan satu turun di Mela,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, mantan Anggota DPRD Tapteng ini mengimbau kepada seluruh perantau asal Barus, agar memberikan perhatiannya untuk pemulihan Barus.

“Kepada semua masyarakat yang ada di perantauan, kalau merasa putra Barus, jangan hanya cakap-cakap, jangan hanya mengkritik, jangan hanya cuap-cuap, kritik silahkan tapi berbuatlah untuk kampung halaman ini. Sudah satu bulan pasca bencana, silahkan kawan-kawan media nanti dicek dan investigasi nanti semua masyarakat yang ada disini, apa saja bentuk kehadiran pemerintah daerah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi,” tukas Melfan.

Sementara itu, Mustafa Husni Tanjung, Kepala Desa Ujung Batu, yang turut hadir pada saat pengerjaan normalisasi Sungai Aek Sirahar tersebut mengucapkan terimakasih kepada Bakhtiar Sibarani atas kepeduliannya terhadap masyarakat Tapteng, khususnya yang tinggal di sekitar Sungai Aek Sirahar.

“Mewakili seluruh masyarakat desa Ujung Batu yang berjumlah lebih dari 237 Kartu Keluarga, mengucapkan ribuan terimakasih kepada bapak Bakhtiar Ahmad Sibarani yang melakukan respon cepat, tanggap cepat ke desa kami ini,” ujar Mustafa.

Ternyata, tak hanya bantuan alat berat, sebelumnya Bakhtiar bersama saudaranya Rahmansyah Sibarani, Anggota DPRD Sumut dan Rivai Sibarani, Ketua DPRD Tapteng juga telah membagikan bantuan tanggap darurat berupa sembako dan uang tunai ke beberapa Kecamatan di Kabupaten Tapanuli Tengah, untuk membantu meringankan beban para korban serta yang terdampak bencana.

Ucapan terimakasih juga disampaikan oleh masyarakat kepada Rahmansyah Sibarani yang telah memperjuangkan anggaran pembangunan tanggul Sungai Aek Sirahar pada APBD Pemerintah Provinsi Sumatera Utara TA.2025.

Perjuangan tersebut menurut Kepala Desa Ujung Batu, semata-mata demi keselamatan masyarakat Barus yang tetancam oleh luapan Sungai Aek Sirahar.

“Terimakasih juga kami sampaikan kepada bapak Rahmansyah Sibarani yang telah memperjuangkan pembangunan tanggul Aek Sirahar. Kondisi pada saat banjir di desa kami Ujung Batu ini, lebih 4 meter, menghancurkan 15 rumah warga, hanyut, dan rusak berat lebih dari 25 rumah. Keadaan kami saat ini belum lagi sepenuhnya kondisi aman dan kami memerlukan perhatian penuh untuk pemulihan,” pungkasnya. (red)