banner 728x250

Begini Tanggapan Bakhtiar Terkait Isu ‘Pj Bupati Tapteng Tidak Akan Netral di Pilkada 2024’

Foto : Surat tugas diserahkan langsung Ketua DPW Nasdem Sumatera Utara, Iskandar ST kepada Ketua DPD NasDem Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani di Kantor DPW Partai NasDem Sumatera Utara, di jalan HM Yamin, Medan, Jumat (26/8/2022).

Kantong Berita, TAPTENG-Belakangan santer beredar isu yang menyebut bahwa Pj Bupati Tapteng Yetty Sembiring tidak akan netral di Pilkada 2024 mendatang. Karena Yetty Sembiring diketahui merupakan mantan ajudan Bupati Tapteng periode 2017-2022, Bakhtiar Ahmad Sibarani, yang telah menerima surat tugas dari DPW Partai NasDem Sumatera Utara untuk kembali maju sebagai calon Bupati Tapteng.

Bakhtiar Ahmad Sibarani yang dikonfirmasi terkait isu tersebut mengaku telah mengetahuinya lewat media sosial. Diapun menanggapi santai isu tersebut dengan mempersilahkan Mendagri untuk mengevaluasi jabatan Pj Bupati Tapteng jika dianggap tidak layak.

“Biarlah Mendagri yang melihat, kalau Mendagri mengatakan dia layak silahkan lanjut (jadi Pj Bupati). Kalau menurut Mendagri Pj Bupati tidak bagus silahkan ganti, kami tidak keberatan. Karena itu hak prerogatif Mendagri. Mau diganti atau tidak diganti saya tidak ada kaitan dengan Pj Bupati dalam kapasitas jabatan,” ungkap Bakhtiar menjawab wartawan di depan kantor DPD Partai NasDem Kabupaten Tapanuli Tengah usai menggelar rapat bersama para kader yang duduk anggota DPRD Tapteng, Selasa (20/9/2022).

Politisi muda asal Barus ini tidak memungkiri bahwa dirinya kerap bertemu dengan Pj Bupati Tapteng. Namun itu ditegaskannya hanya sebatas tegur sapa biasa.

“Tapi kalau saling sapa di jalan itukan sah-sah saja, normal saja. Bahwa kemudian ada hubungan, itu sudah pasti. Tapi netralitas itu kembali kepada diri masing-masing,” kata Bakhtiar.

Bahkan pengusaha sukses ini menegaskan tidak akan meminta bantuan Pj Bupati Tapteng bila dirinya nanti maju menjadi calon Bupati Tapteng di Pilkada 2024 mendatang.

Karena menurut Bakhtiar, dengan kekuatan Partai NasDem di DPRD Tapteng serta dukungan yang dimiliki saat ini, pihaknya sangat optimis akan kembali meraih kemenangan seperti di Pemilu sebelumnya.

“Karena kita juga menang di 18 Kecamatan waktu Pilkada lalu, jadi tidak ada kaitannya. Sebelum saya kenal Yetty, saya sudah menang jadi Bupati, jadi tidak ada pengaruh Yetty bisa memenangkan saya jadi Bupati. Saya juga belum tentu mencalon Bupati lagi,” tegasnya.

Selain kader NasDem di DPRD Tapteng yang berjumlah 14 kursi, Bakhtiar juga yakin dengan pertemanan yang luas yang dia miliki, akan meraih suara terbanyak dikanca perebutan kursi Pandan Satu mendatang.

“Dulu juga saya pernah buktikan waktu saya Ketua DPRD mencalon Bupati, saya tidak hanya mendapat dukungan dari partai pendukung, bahkan bukan partai pendukung juga ikut kampanye secara terang-terangan. Itu karena bagusnya cara pergaulan dan persahabatan,” ungkapnya.

Adik dari Wakil Ketua DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani ini menduga, isu tersebut sengaja dilempar oleh lawan politik yang takut bersaing dengannya di Pilkada 2024 mendatang.

“Isu itu kita duga dari orang-orang yang mungkin mau mencalon Bupati tapi takut kalau saya maju menjadi Bupati. Itu namanya orang-orang yang ingin mencoba, tapi penakut. Silahkan saja maju, tapi tidak menjelekkan orang lain,” imbuhnya menambahkan kalau isu tersebut juga diduga berasal dari kelompok tertentu yang sering mengatasnamakan masyarakat Tapteng, padahal jumlahnya hanya segelintir.

Bakhtiar menegaskan bahwa dirinya selalu Ketua DPD Partai NasDem Tapteng telah meminta Ketua DPRD Tapteng Khairul Kiyedi Pasaribu, yang merupakan Sekretaris DPD Partai NasDem Tapteng untuk mengawal kinerja Pj Bupati Tapteng Yetty Sembiring.

“Kalau memang melenceng supaya direkomendasikan yang terbaik. Kalau memang salah, katakan salah meskipun itu adalah ajudan saya dulunya, tidak ada masalah bagi saya. Siapapun jadi Pj Bupati pasti kita dukung. Jadi jangan semua dikait-kaitkan kepada saya, karena saya juga sibuk mengurus keluarga, usaha saya, partai, bersosial dan masyarakat. Saya tidak mau dibebankan kepada yang tidak tempatnya,” pungkas Bakhtiar. (red)