MARI KITA SAMBUT HARI YANG FITRI INI DENGAN PENUH KEGEMBIRAAN DAN RASA SYUKUR - SEGENAP KRU KANTONGBERITA.COM MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1445 H/2024 banner 325x300

banner 325x300

Datangi Kantor DPRD; Pelaku Usaha Enterteinment Minta Pesta di Sibolga ‘Diperbolehkan’

Kantong Berita, SIBOLGA-Sejumlah pelaku usaha dan tenaga kerja di industri hiburan Sibolga dan Tapanuli Tengah menyambangi kantor DPRD Kota Sibolga pada hari Selasa (7/7).

Kedatangan mereka bertujuan untuk meminta dukungan DPRD agar Gugus Tugas Covid-19 Kota Sibolga mengizinkan penyelenggaraan acara hajatan, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

Para pengusaha dan pekerja tersebut mengeluhkan vakumnya kegiatan mereka selama 4 bulan tanpa penghasilan, sementara kebutuhan hidup keluarga tetap harus dipenuhi.

“Kami bingung untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari jika tidak diizinkan menggelar acara hajatan,” kata Bob Saragi, salah seorang pengusaha hiburan di depan kantor DPRD Sibolga.

Menurutnya, menggelar acara hajatan dengan mematuhi protokol kesehatan tidaklah sulit, karena hal itu telah menjadi kebiasaan dalam aktivitas sehari-hari.

“Mengikuti aturan pemerintah dan menggunakan masker saat beraktivitas adalah hal yang mudah. Kami siap mematuhi protokol kesehatan tersebut,” ungkapnya.

Udin, seorang fotografer asal Tapanuli Tengah, menyatakan bahwa sejak tidak diizinkannya penyelenggaraan acara hajatan di Kota Sibolga, dia berencana untuk menjual semua peralatannya karena tidak bekerja selama 4 bulan.

“Saya sudah menawarkan kamera saya untuk dijual karena butuh uang untuk kebutuhan hidup. Lebih baik dijual daripada merusak,” ujarnya.

Rico Simamora, anggota DPRD Sibolga dari Komisi I, menanggapi keluhan mereka dengan berjanji akan menyampaikan hal tersebut kepada Gugus Tugas Covid-19 Kota Sibolga.

“Pesan mereka akan kami sampaikan secepatnya,” kata Rico, yang mewakili 19 anggota DPRD lainnya.

Setelah mendengarkan penjelasan anggota DPRD, para pelaku usaha dan tenaga kerja di industri hiburan Sibolga dan Tapanuli Tengah berencana untuk melanjutkan protes mereka ke kantor DPRD Tapanuli Tengah, dengan harapan mendapatkan dukungan serupa untuk mengizinkan penyelenggaraan acara hajatan di wilayah tersebut.