Dugaan Penyelewengan Bansos di Kelurahan Pancuran Bambu

Kantong Berita, SIBOLGA-Dugaan penyelewengan Bantuan Sosial (Bansos) akibat Covid-19 dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dilaporkan terjadi di Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga.

Beberapa anggota Satreskrim Polres Sibolga terlihat melakukan pengecekan di Kantor Lurah Pancuran Bambu pada Kamis (2/7) sore. Mereka sedang mencari bukti terkait dugaan penyalahgunaan bantuan pemerintah tersebut.

Selain itu, beberapa staf kantor Lurah juga diminta untuk memberikan keterangan kepada petugas.

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa ada sekitar sepuluh paket bantuan yang diduga akan diangkut ke daerah Mela, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah untuk dijual.

“Ada sekitar 10 paket bantuan yang diduga akan dijual ke Mela,” ujar seorang sumber.

Namun, ketika awak media mencoba untuk mengonfirmasi staf Kantor Kelurahan, mereka menolak untuk memberikan keterangan.

“Mari kita pergi, tidak perlu memberi tahu,” bisik seorang staf kepada yang lain ketika ditanya oleh wartawan.

Beberapa saat kemudian, polisi keluar dari Kantor Lurah dengan membawa beberapa kardus kosong.

Selain barang bukti, Lurah Pancuran Bambu yang mengenakan masker dan topi juga diamankan oleh polisi.

Kasat Reskrim Polres Sibolga, AKP. D Harahap, ketika dimintai konfirmasi, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan,” ucap Kasat Reskrim sebelum masuk ke dalam mobil dan meninggalkan lokasi.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *