banner 728x250

Ketahuan Mencuri Lembu, Oknum Polisi Militer Denpom I/2 Sibolga Babak Belur Dihajar Warga

Foto : Serda ST (int)

Kantong Berita, PALAS-Seorang oknum Polisi Militer (PM) TNI AD babak belur dihajar warga di SPBU Armadar 50, Desa Binanga, Kecamatan Barumun Tengah, Kabupaten Padang Lawas (Palas) Sumatera Utara, Sabtu (4/9/2022) sekira pukul 23.18 WIB.

Seperti dilansir dari bicaraindonesia.net, oknum TNI berpangkat Sersan Dua (Serda) berinisial ST tersebut merupakan anggota kesatuan Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/2 Sibolga.

Dia mendapat penganiayaan diduga karena ketahuan mencuri Lembu warga di areal perkebunan milik PT. AMD. Warga yang sudah lama kesal dengan aksi pencurian Sapi di daerah tersebutpun melampiaskan emosinya kepada ST.

Pria berusia 40 tahun tersebut dikabarkan bersimbah darah dan langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat, untuk mendapat pertolongan medis.

Menurut keterangan seorang petugas Kodim 0212/TS kepada bicaraindonesia.com, kronologi kejadian bermula saat pemilik Lembu bernama Aswan Siregar (25) mengetahui Lembu yang digembalanya hilang saat hendak dimasukkan ke kandang.

Lembu tersebut diduga dicuri saat Aswan pergi makan siang, sekira pukul 14.00 WIB.

Tahu Lembunya hilang, Aswan pun menelepon tetangganya Saddam Hussein Harahap. Keduanya lantas berusaha mencari Lembu tersebut, namun tidak ketemu.

Keduanya kemudian mengajak beberapa warga lainnya untuk berjaga di jalan Poros Simpang PT. MDP.

Sekira pukul 22.30 WIB, sebuah mobil jenis grandmax dengan nomor polisi BK 8166 EL melintas. Warga melihat mobil tersebut dikemudikan oleh Serda ST, yang belakangan diketahui berstatus BKO di PT. Jerman.

Saat itu, sambil mobil melaju, warga sempat menanyai Serda ST terkait muatan yang dibawanya. Serda ST mengaku hanya membawa kayu.

Warga yang curiga dengan gerak-gerik Serda ST kemudian berusaha mengejar nya hingga ke SPBU Armadar 50. Warga kemudian menggeledah mobil Grandmax tersebut.

Ternyata dugaan warga benar, di mobil tersebut warga menemukan seekor Lembu yang sudah dipotong, ditutup dengan 40 batang kayu. Spontan, warga yang sudah emosi langsung menghajar Serda ST.

Beruntung Sertu Heprijal Siregar segera tiba dilokasi, sehingga Serda ST berhasil diamankan dari amukan massa dan segera dilarikan ke Puskesmas Binanga untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan mobil pengangkut Lembu tersebut dibawa ke Polsek Barumun Tengah.

Menurut informasi, subuh pria yang mendapat 11 jahitan di bagian dahi dan bibir bagian bawahnya pecah tersebut langsung dibawa ke Sibolga untuk penyelidikan lebih lanjut oleh Kesatuannya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan yang diperoleh dari pihak Denpom I/2 Sibolga. (int/red)