banner 728x250

Laga Kambing di KM.43 Sibabangun, Pengendara Septor Tewas

  • Bagikan

Kantong Berita, TAPTENG-Kecelakaan lalu-lintas (laka lantas) terjadi di Kilo Meter (KM) 43 Jalan Sibolga-Padang Sidempuan, tepatnya di Lingkungan V, Kelurahan Sibabangun, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Kamis (4/2), sekira pukul 15.00 WIB.

Laka lantas tersebut melibatkan Sepeda Motor yang dikendarai oleh Maratonga Siregar (30), warga Lingkungan II Kelurahan Sibabangun, Kecamatan Sibabangun, dengan Truk Tangki milik PT. Pertamina yang dikemudikan oleh Tongam Butar-butar (30).

Maratonga mengalami luka yang cukup serius. Kaki sebelah kanannya terlindas ban depan truk. Dari telinga dan mulutnya keluar darah.

“Korban sebelumnya tergeletak di bawah kolong truk. Korban bisa diangkat setelah truk digeser sedikit ke belakang,” ujar salah seorang saksi.

Baca Juga :   DPO Kasus Sabu Tertangkap, Ditemukan 1 Bal Ganja dari Pondok

Korban sempat mendapat pertolongan medis di Puskesmas Sibabangun. Namun kondisi yang mengkhawatirkan, korban di rujuk ke RS FL Tobing Sibolga, Jum’at pagi (5/2), sekitar pukul 7.00 WIB.

Setelah mendapatkan perawatan intensif selama 12  jam, korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.

Sementara, informasi yang dihimpun dari beberapa saksi mata menyebutkan, kejadian bermula saat korban Maratonga Siregar pulang dari kebun dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra tanpa nomor polisi.

Ditengah perjalanan menuju rumahnya, korban menyalip truk colt diesel yang ada didepannya.

Naas, saat menyalip, truk tangki Pertamina B 9468 SFU muncul dari arah berlawanan.

Baca Juga :   15 Gereja di Kecamatan Sukabangun Terima Dana Hibah dari Bupati Tapteng

Laga kambingpun tak bisa dielakkan. Maratonga yang mengambil jalur kanan dengan kecepatan tinggi menghantam truk.

Kapos Lantas Pinangsori-Sibabangun, Bripka Dedy Sitompul, membenarkan peristiwa laka lantas tersebut.

Katanya, kejadian tersebut telah ditangani unit Laka Lantas Polres Tapteng.

“Mobil dum truck kontra septor Supra. Pengendara septor sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit FL Tobing Sibolga,” kata Dedy.

Korban saat ini disemayamkan di rumah orangtuanya di Desa Garoga, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

“Insya Allah usai sholat Jum’at prosesi pemakaman akan kita laksanakan,” ujar salah seorang keluarga duka. (ril/kb)

  • Bagikan