Kantong Berita, TAPTENG – Andika Putra Tambunan (37), penduduk Lingkungan II Kelurahan Sibabangun, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), mengalami kejadian tidak menguntungkan ketika sedang sibuk bekerja di kebun pada Sabtu (3/4) sekitar pukul 13.00 WIB. Sepeda motor miliknya hilang dicuri oleh pencuri.
Aksi pencurian tersebut terekam oleh kamera CCTV yang terpasang di BRI Unit Sibabangun, ketika pelaku melintas di jalan raya.
Dari rekaman CCTV tersebut, pelaku terlihat mengendarai sepeda motor hasil curiannya sendirian. Pelaku juga terlihat menutup kepala dan sebagian wajahnya dengan jaket berwarna biru.
Menurut informasi yang dikumpulkan, Andika mengetahui kehilangan sepeda motornya saat hendak kembali ke rumah untuk makan siang. Ketika tiba di tempat parkir di tepi Sungai di bawah Pohon, Andika tidak lagi melihat sepeda motor Honda Revo BB 4611 MV miliknya.
Khawatir, ayah dua anak ini mencoba mencari di sekitar lokasi kejadian, namun tidak berhasil menemukannya.
“Andika biasanya selalu memarkir sepeda motornya di tempat tersebut saat pergi ke kebun. Sudah hampir empat tahun,” kata Andika.
Pada sekitar pukul 12.00 WIB, ia masih menggunakan sepeda motor tersebut untuk mengambil air minum ke rumahnya yang berjarak sekitar 300 meter dari kebun.
Setelah mengetahui bahwa sepeda motornya dicuri, Andika segera menghubungi adiknya, Madayansyah Tambunan, yang merupakan anggota DPRD Tapteng, dan kakaknya, Dzulfadli Tambunan.
Ketiganya langsung menuju BRI Unit Sibabangun untuk melihat rekaman CCTV.
“Untuk keluar menuju jalan raya, salah satu akses jalan dari samping BRI Sibabangun. Itu sebabnya kami pergi ke sana untuk melihat rekaman CCTV. Apalagi, seorang warga melihat pelaku melintas dari jalan tersebut,” kata Dzulfadli Tambunan, kakak dari korban.
Selanjutnya, mereka membawa Andika ke Polsek Sibabangun untuk membuat laporan kehilangan, yang telah terdaftar dengan Nomor: STPL/10/IV/2021/SEK SIBABANGUN.
“Dari rekaman CCTV, terlihat pelaku melintas dari samping BRI Sibabangun sekitar pukul 13.13 WIB. Kami berharap kasus pencurian ini dapat segera terungkap,” tambahnya.
Dzulfadli menduga bahwa pelaku mungkin merupakan warga sekitar yang bekerjasama dengan orang yang mengetahui di mana Andika biasanya memarkir sepeda motornya.
“Dari penilaian kami, pelaku tampak sangat terampil. Hal itu tidak biasa dilakukan oleh warga setempat. Kami menduga bahwa mereka hanya merupakan pelaksana,” ungkapnya.





