Hukum  

Ayah 5 Anak Ini Mencuri Untuk Beli Sepatu Sekolah

Kantong Berita, SIBOLGA – Polisi berhasil menangkap seorang pencuri di kios milik Rohmauli Saragih (45) di Pasar Sibolga Nauli.

Rohmauli melaporkan ke Polisi bahwa pelaku, yang dikenal sebagai EHS (40) warga jalan Dolok Tolong, Kelurahan Hutabarangan, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga, Sumatera Utara, telah mencuri 13 lembar karpet dagangannya.

“Pada Minggu (5/7) sekitar pukul 8.30 WIB, Rohmauli tiba di kiosnya di Pasar Nauli. Dia menemukan barang-barangnya berantakan di dalam kios. Setelah dihitung, dia menyadari bahwa 13 lembar karpet hilang. Dia juga melihat pintu belakang kios terbuka dan palang pintu terjatuh,” kata Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin mewakili Kapolres Sibolga AKBP Triyadi, Jumat (10/7).

Setelah menerima laporan, polisi melakukan penyelidikan yang mengarah pada penangkapan pelaku.

EHS ditangkap ketika hendak menerima pembayaran barang curiannya yang dijualnya kepada seseorang di simpang jalan Murai, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, pada Senin (6/7) sekitar pukul 1.00 WIB.

“Ditangkap saat berjalan di persimpangan antara jalan SM. Raja dan jalan Murai. Dia hendak menemui pembeli karpet yang belum membayar,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku menjelaskan bahwa dia kebetulan melewati Pasar Sibolga Nauli.

Melihat pintu kios terbuka, dia memiliki niat untuk mencuri.

“Dia mengambil 13 lembar karpet dan membawanya untuk dijual di jalan Murai. Dia dan pembeli sepakat pada harga Rp30 ribu per lembar. Pelaku menerima uang muka Rp60 ribu, sisa pembayaran akan dilakukan keesokan harinya. Saat akan menerima pembayaran, dia ditangkap,” jelasnya.

Uang dari penjualan karpet tersebut direncanakan akan digunakan untuk membeli sepatu sekolah anaknya.

“Sebagian lagi, untuk biaya hidupnya,” tambahnya.

Menurut catatan Kepolisian, tersangka sebelumnya pernah dihukum selama 20 bulan di Padang Sidempuan pada tahun 2015 dalam kasus narkoba.

Saat ini, tersangka ditahan di RTP Polres Sibolga. Diduga melakukan tindak pidana pencurian sesuai dengan Pasal 363 ayat (1) ke 3e Subsider Pasal 362 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun.