Hukum  

Berhenti Karena Truk Lewat, Septor Dipepet HP pun Dijambret

Kantong Berita, SIBOLGA-Kepolisian berhasil mengungkap pelaku jambret yang terjadi di jalan Mesjid, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sibolga Kota, pada hari Senin (7/9) sekitar pukul 13.20 WIB.

Korban yang bernama Derma (24) kehilangan Telepon Genggamnya dari kantong Sepeda Motornya.

Derma menceritakan bahwa kejadian terjadi saat dia sedang melintas di jalan Mesjid. Saat berada di sebuah persimpangan, Derma bertemu dengan sebuah truk, dan ia pun menghentikan laju Sepeda Motor yang dikendarainya.

Mendadak, seorang pria yang berboncengan di sebuah Sepeda Motor mendekatinya dan mengambil HP yang ditaruhnya di kantong Sepeda Motor.

“Ada truk yang melintas menuju Padang Sidempuan, sehingga saksi menghentikan kendaraannya. Kemudian, satu unit HP yang ditaruh di dashboard kiri diambil oleh pelaku. Korban berusaha mengejar, namun pelaku berhasil melarikan diri,” kata Kapolres Sibolga AKBP Triyadi melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin dalam keterangan persnya pada hari Senin (28/9).

Setelah kejadian tersebut dilaporkan ke Polres Sibolga oleh korban, penyelidikan dilakukan.

“Pada hari Selasa (15/9) sekitar pukul 16.00 WIB, setelah dilakukan penyelidikan, seorang laki-laki berhasil diamankan dari sebuah rumah di daerah Ketapang Sibolga,” ungkap Sormin.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku diketahui berinisial RH (38), seorang supir travel, yang tinggal di jalan Horas, Kelurahan Pancuran Pinang, Kecamatan Sibolga Sambas, dan di jalan Melur Kelurahan Sibolga Ilir, Kecamatan Sibolga Utara. Sementara rekannya masih dalam pencarian.

Menurut keterangan RH, kejadian bermula saat dirinya bersama rekannya hendak mengantar ke rumah abangnya di jalan Melur.

Saat berada di sebuah persimpangan, rekannya, yang mengemudikan Sepeda Motor, berhenti karena ada truk yang melintas. Rekannya kemudian memerintahkan RH untuk mengambil HP yang ada di kantong sebuah Sepeda Motor yang berhenti di tempat yang sama.

Setelah mengambil HP, keduanya melarikan diri ke arah jalan Sibolga-Tarutung untuk menghindari kejaran.

“Mereka melarikan diri ke jalan Sibolga-Tarutung untuk bersembunyi. Malam harinya, mereka kembali ke Sibolga,” jelas Sormin.

RH kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di RTP Polres Sibolga karena diduga telah melakukan tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 ayat (1) ke-4e Subsider pasal 62 dari KUHPidana. Tersangka diancam hukuman di atas 5 tahun. (ril/jul/kb)