banner 728x250

Jadi Ikon Tapanuli Tengah, Jembatan Hamzah Al-Fansuri Barus Merupakan Karya Anak Negeri

Foto : Penampakan Jembatan Hamzah Al-Fansuri pada malam hari.

Kantong Berita, TAPTENG-Jembatan Hamzah Al-Fansuri di Kecamatan Barus menjadi ikon Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Jembatan ini sudah dikenal oleh masyarakat luas. Bukan hanya dari Tapanuli Tengah, masyarakat dari Kabupaten/Kota lainpun, telah berkunjung, memijakkan kaki di Kota Tua Barus untuk melihat langsung arsitektur dan kemegahan jembatan bernilai Rp52 miliar tersebut.

Sejak diresmikan oleh Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani pada Desember 2019 yang lalu, jembatan ini telah mencuri hati dan memukau masyarakat.

Selain karena desainnya yang menarik, lampu warna warni yang menghiasi jembatan dengan cukup gemerlap di malam hari juga menjadi daya tarik tersendiri jembatan ini.

Selain itu, keberadaan ikon Tapanuli Tengah ini juga sangat dirasakan oleh masyarakat Barus. Karena jembatan ini telah menghubungkan kota Barus dengan beberapa desa yang dibelah oleh Sungai. Seperti, Desa Kampung Mudik, Bungo Tanjung, Kinali serta Ujung Batu.

Setiap malam, Jembatan dengan panjang 100 m dan lebar 10 m ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan. Ada yang hanya sekedar berswafoto dan menjadikan jembatan Hamzah Al-Fansuri ini sebagai objek konten di media sosial.

Salah satunya, Nirwan Pasaribu (26) seorang penggiat sosial media. Di akun media sosialnya, pria ini menuliskan curahan hatinya, yang menyebut bahwa jembatan Hamzah Al-Fansuri merupakan karya nyata seorang putra Tapteng untuk bangsa tercinta.

“Bangga dan salut di bawah kepemimpinan putra daerah Tapteng Bapak Bakhtiar Ahmad Sibarani, mimpi itu menjadi kenyataan. Pokoknya jembatan Hamzah Al-Fansuri Barus ini super krenlah. Saya yakin kehadirannya mampu meningkatkan perekonomian daerah dan juga menjadi ikon wisata Tapanuli Tengah,” tulis Nirwan dalam akun sosial medianya.

Menanggapi viralnya jembatan Hamzah Al-Fansuri ini, Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani mengucapkan terima kasih atas respon dan kesediaan masyarakat datang berwisata ke kota tua Barus.

Dia juga mengimbau agar masyarakat selalu menjaga fasilitas yang ada di jembatan Hamzah Al-Fansuri.

“Sekali lagi saya ajak semua masyarakat untuk datang dan menikmati keindahan lampu gemerlap serta melihat langsung bangunan jembatan Fansuri yang ada di Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah tersebut,” ajak Bupati Bakhtiar, Minggu (5/12/2021).

Diketahui, pembangunan jembatan Hamzah Al-Fansuri diprakarsai oleh Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani.

Seperti dijelaskan Bakhtiar pada acara peresmian Papan Cerita (Storynomics) Hamzah Fansuri Sastrawan Barus Pada Masa Pembibitan Bahasa Persatuan Indonesia baru-baru ini di lokasi jembatan Hamzah Al-Fansuri, bahwa membangun jembatan penghubung Kota Barus dengan beberapa desa diseberang sungai merupakan cita-citanya sejak kecil.

Masih jelas diingatannya kenangan masa kecilnya, menyaksikan sendiri bagaimana masyarakat yang berada di beberapa desa di seberang Sungai kala itu kesulitan untuk melintasi sungai dengan jembatan penghubung seadanya, yang tidak layak untuk dilewati.

Kini, cita-cita itupun telah dia wujudkan setelah masyarakat mempercayainya untuk memimpin Tapteng.

“Sejak kecil sudah ada cita-cita saya untuk membangun jembatan di tempat ini. Karena saya lahir dan sekolah di daerah ini. Jadi saya tahu persis bagaimana sulitnya dulu masyarakat dan anak-anak sekolah melintasi aliran sungai ini, karena fasilitas jembatan yang tidak mendukung. Dan alhamdulillah, cita-cita itu dapat terwujud disaat putra daerah diberikan kepercayaan untuk memimpin daerahnya. Jadi ide dan perencanaan serta yang mengerjakan proyek ini adalah asli anak-anak Tapteng yang dipersembahkan untuk negeri,” kata Bakhtiar saat itu. (ril)