banner 728x250

Kejuaraan Karate Adhyaksa Cup 2022 se-Sumut Diikuti 400 Atlet

Foto : Dewan Guru Besar KKI Sumut, Rame Simanjuntak memberikan gelar kehormatan sabuk DAN II kepada Kajari Sibolga, Irfan Paham PD Samosir, dipembukaan Kejuaraan Karate Adhyaksa Cup KKI Open 2022 se-Sumut di GOR Pandan, Tapteng, Sumut, Jumat (29/7/2022).

Kantong Berita, TAPTENG-Kejuaraan Karate Adhyaksa Cup KKI Open 2022 se Sumatera Utara (Sumut) yang digelar di Gedung Olah Raga (GOR) Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), dibuka secara resmi oleh Wali Kota Sibolga, Jamaluddin Pohan, Jumat (29/7/2022).

Dalam sambutannya, Wali Kota berharap kegiatan ini menjadi kalender tahunan di Sibolga dan Tapteng.

“Sibolga pasti akan mendukung, begitu juga dengan Tapteng,” kata Jamaluddin.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota memberi tambahan hadiah sebesar Rp15 juta bagi para atlet berprestasi.

Ketua Pengcab KKI Sibolga, Saroha Manullang juga berharap yang sama, Sibolga dan Tapteng kedepannya dapat menyelenggarakan even yang lebih besar lagi.

“Sebagaimana tujuan kejuaraan ini adalah untuk membangkitkan perekonomian dan juga untuk mempersiapkan supaya dari Sibolga dan Tapteng lahir atlet-atlet yang bisa membanggakan Sibolga dan Tapteng di tingkat Sumut, Nasional, dan Internasional,” ujar Saroha.

Diketahui, kejuaraan yang memperebutkan piala Wali Kota, Kajari, Imigrasi dan Bapas Sibolga ini, diikuti oleh 400 karateka dari 26 kontingen Pengurus Cabang (Pengcab) Forki dan Pengcab Perguruan di bawah naungan Forki yang ada di Kabupaten/Kota se Sumut.

Pelaksanaan direncakan akan berlangsung selama 3 hari, Jumat-Minggu (29-31/7/2022), dengan sistem referchange dan dibagi ke dalam 41 kelas komite dengan 2 kategori senior putra dan putri, serta junior putra dan putri.

Ketua Panitia Kejuaraan, Andi Febri Rinaldhi yang juga menjabat sebagai Kasi Intel dan Penindakan Kantor Imigrasi Sibolga menuturkan seluruh rangkaian pertandingan akan dipimpin 30 orang wasit yang memiliki lisensi/grade Asossiation Karate-Do Federation (AKF) nasional dan daerah.

“Hal tersebut sebagai bentuk keseriusan kita dalam kejuaraan ini,” kata Febri.

Menurutnya, kejuaraan ini juga dilaksanakan berdasarkan niat tulus ingin membangun generasi muda unggul dan berprestasi.

Sehingga lahir ide-ide hingga kolaborasi karena memiliki kerinduan yang sama, baik dari Kajari, Wali Kota, Kepala Imigrasi dan Bapas Sibolga, untuk mewujudkannya.

“Oleh karena itu, kami sebagai panitia berharap lewat kegiatan ini dapat lahir atlet-atlet berprestasi, secara khusus karate dari wilayah pantai barat Sumut yang bisa kelak mewakili Sumut ke even Nasional, PON, hingga Internasional. Serta kegiatan ini bisa kiranya menjadi agenda berkesinambungan Forki atau KKI Sumut dan kolaborasi tetap terjaga dengan baik,” pungkasnya.

Hadir pada kesempatan tersebut, Ketua KKI Pusat lewat mantan juara Nasional Karate yang juga Dewan Guru Besar KKI Sumut dan Ketua Bidang Antar Lembaga Perguruan Karate KKI Pusat, Rame Simanjuntak (DAN VI Karate-Do) yang memberikan reward berupa sabuk DAN II sebagai gelar kehormatan kepada Wali Kota Sibolga, Jamaluddin Pohan, Kajari Sibolga, Irfan Paham PD Samosir, dan Kepala Bapas Sibolga, Yosef Leonard Sihombing.

Ketiganya dinilai sebagai tokoh atau pejabat yang memberikan perhatian kepada KKI.

Sebelumnya juga, digelar sejumlah pertandingan dengan menghadirkan sejumlah juara. Wali Kota Sibolga, Jamaluddin Pohan, Dandim 0211/TT, Letkol (Czi) Mangatas P Sibuea, Kajari Sibolga, Irfan Paham PD Samosir, Kepala Bapas, Yosef Leonard Sihombing berkesempatan menyerahkan medali kepada para juara. (red)