MARI KITA SAMBUT HARI YANG FITRI INI DENGAN PENUH KEGEMBIRAAN DAN RASA SYUKUR - SEGENAP KRU KANTONGBERITA.COM MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1445 H/2024 banner 325x300

banner 325x300
Hukum  

Pencuri HP Ditangkap dari Warung Tuak di Santeong; Sudah 3 Kali Keluar Masuk Lapas

Kantong Berita, SIBOLGA – Seorang pria dari sebuah warung Tuak di jalan Santeong, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota, ditangkap oleh polisi pada Sabtu (9/1) sekitar pukul 22.00 WIB.

Pria tersebut, yang dikenal dengan inisial AS alias Tomed (32), ditangkap atas dugaan mencuri telepon genggam milik Januari Panggabean (47).

Menurut polisi, pencurian tersebut terjadi pada Jumat (14/8/2020) lalu di jalan Sibolga Baru. Saat itu, Januari sedang tertidur di atas bangku depan sebuah warung.

Ketika dia terbangun, dia menyadari bahwa tas sandangnya yang berisi telepon genggam dan charger yang sebelumnya diletakkan di atas meja sudah tidak ada lagi.

“Setelah menerima laporan, dilakukan penyelidikan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kemudian, AS ditangkap ketika sedang duduk-duduk di warung tuak di Santeong,” ujar Kapolres Sibolga AKBP Triyadi dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, pada Senin (11/1).

Dari hasil pemeriksaan, Tomed mengakui perbuatannya bersama seorang temannya yang saat ini masih buron.

Dia menyatakan bahwa setelah mendapat telepon genggam, dia dan temannya menjual barang curian tersebut seharga Rp1.200.000 kepada seseorang yang identitasnya telah dikantongi oleh polisi.

“Uang dari penjualan telepon genggam itu sebesar Rp600 ribu diterima olehnya, dan sudah habis digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Dari catatan polisi, pria yang beralamat di jalan Patuan Anggi tersebut sebelumnya sudah tiga kali dihukum.

Pertama, pada tahun 2014 karena kasus penganiayaan, dihukum selama 5 bulan. Kemudian, tahun 2016 karena kasus curanmor, dihukum selama 2 tahun. Dan yang ketiga, pada tahun 2019, karena kasus pencurian, dihukum selama 3 tahun dan menjalani hukuman selama 1 tahun 4 bulan.

Tak hanya itu, polisi juga mengetahui bahwa pria tersebut, yang merupakan seorang ayah dari satu anak, selalu mengubah identitasnya setiap kali menjalani hukuman. Mulai dari nama hingga tanggal lahir yang selalu berbeda.

Setelah menjalani pemeriksaan, Tomed ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di RTP Polres Sibolga.

Diduga telah melakukan tindak pidana pencurian sebagaimana diatur dalam pasal 363 ayat (1) ke 4e dari KUHPidana, dan tersangka diancam hukuman 7 tahun penjara.