banner 728x250

‘Pencuri’ Sarang Walet Ditangkap; Berawal dari CCTV yang Rusak

  • Bagikan

Kantong Berita, SIBOLGA-Tertangkapnya 6 diduga pencuri Sarang Burung Walet di jalan Katamso, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga Sumatera Utara menurut warga sekitar bermula dari laporan tukang service kamera CCTV.

Diceritakan salah seorang warga sekitar. Sebelumnya, salah satu rumah yang lantai atasnya juga dijadikan sebagai Sarang Burung Walet, CCTV nya mengalami kerusakan.

Pemilik kemudian memanggil seorang tukang service untuk memperbaiki.

Saat tukang service naik ke lantai atas untuk memeriksa CCTV yang rusak, tiba-tiba dia kaget melihat beberapa botol air mineral di gedung sebelahnya, yang diketahui merupakan milik seorang pengusaha bernama Ahwat.

Penasaran dengan itu, tukang service yang tidak diketahui namanya tersebutpun mencoba melihat lebih dekat gedung tersebut.

Baca Juga :   Jurtul Togel di Tapteng Ditangkap Sedang Asyik Nulis Nomor Pasangan

Diapun kaget, saat melihat ada 6 pria sedang tertidur pulas di dalam gedung Sarang Burung Walet tersebut.

Dengan buru-buru, diapun langsung turun dari lantai atas dan melaporkan hal tersebut kepada pimilik CCTV yang diperbaikinya.

Pemilik CCTV kemudian melaporkannya ke Polisi.

“Tukang service CCTV yang pertama melihat. Mula-mula dilihatnya botol minuman. Kok ada botol minuman. Dilihatnya lagi, ada 6 orang tidur di Sarang Burung Walet punya Ahwat itu. Langsung dia turun, dilaporkannya,” kata seorang pria mulai bercerita.

Menurutnya, ke 6 pelaku sudah berada didalam gedung 1 hari sebelumnya.

Baca Juga :   Oknum PNS Pemakai Sabu Ditangkap Polsek Sibabangun

“Gak tahu kapan mereka masuk. Mungkin, semalam mereka sudah didalam. Menunggu malam, baru merela beraksi,” ungkapnya.

Setelah berhasil menangkap ke 6 pelaku, Polisi sempat kewalahan turun dari lantai atas.

Karena, antara lantai atas dengan lantai dasar gedung tersebut, tidak ada akses.

Polisi akhirnya menggiring para pelaku melalui gedung lain yang berada di belakang lokasi kejadian. Merekapun keluar melalui gang kecil di jalan Marganti Sitompul.

“Sudah dicoba mau turun dari depan (jalan Brigjend Katamso), rupanya gak bisa. Gak ada jalan darisana. Makanya dari belakang diturunkan,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan dari pihak Kepolisian. (jul/kb)

  • Bagikan