Seorang Guru Kehilangan Septor Saat Mandi Sungai; Pelakunya Ditangkap dari Jalan Bandara

  • Bagikan

Kantong Berita, TAPTENG-Seorang Guru wanita kehilangan Sepeda Motornya saat mandi Sungai dengan 2 anaknya di Lubuk Nabolon, Lingkungan Pagar Batu, Kelurahan Pinang Baru, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu (30/1) sekira pukul 17.00 WIB.

Guru berinisial RS (44) tersebut sempat mencari-cari Sepeda Motornya, namun tidak ketemu. Akhirnya, warga Lingkungan III Maju, Kelurahan Sitonong, Kecamatan Pinangsori tersebut melapor ke Polsek Pinangsori.

“RS pergi bersama dua anaknya mandi ke sungai Lubuk Nabolon dengan mengendarai Sepeda Motor merk Honda Karisma 125 D warna Hitam dengan Nomor Polisi BB 2934 MK. Diparkirkan dipinggir sungai. Sejam kemudian selesai mandi lalu RS dan kedua anaknya berjalan menuju ketempat sepeda motor diparkirkan dan tidak melihat lagi Septor miliknya dan setelah dilakukan pencarian tidak diketemukan. Lalu RS melapor ke Polsek Pinangsori,” kata Kapolres Tapteng AKBP Nicolas Dedy Arifianto, melalui Kasubbag Humas Iptu Horas Gurning, Selasa (2/2).

Baca Juga :   Modus Jual Beli Perumahan di Sarudik, Pria Ini Tipu PNS Rp186 Juta

Keesokan harinya, Minggu (31/1) Polisi mendapat informasi tentang keberadaan Sepeda Motor tersebut.

Polisi kemudian meluncur ke alamat yang diperoleh dari narasumber. Ternyata benar, petugas melihat 2 pria sedang mengendarai Sepeda Motor sesuai ciri-ciri milik RS.

“Kapolsek Pinangsori Iptu Kando Hutagalung langsung memimpin untuk melakukan penangkapan ke TKP di Parjalihotan. Petugas melihat dua orang laki-laki mengendarai Septor Honda Karisma tanpa nomor polisi menuju arah Bandara FL. Tobing. Karena merasa curiga lalu dibuntuti dan mengontak personil lainnya agar menghadang di jalan Bandara,” ungkapnya.

Baca Juga :   Sambut Ramadhan Ditengah Pandemi Covid-19, Lanal Sibolga Bagikan Bantuan

Setelah dibuntuti, Polisi akhirnya mencegat kedua pelaku saat melintas dari jalan Bandara, Senin (1/2).

Polisi berhasil mengamankan pengemudi Sepeda Motor berinisial EN (20) warga Lingkungan III Sukaramai Maduma, Kelurahan Pinangsori. Sementara rekannya yang duduk di boncengan berhasil melarikan diri.

“Selanjutnya EN ersama barang bukti dibawa ke Polsek Pinangsori untuk proses lebih lanjut,” pungkasnya. (ril/jul/kb)

  • Bagikan