Suntik Vaksin di Tapteng Capai 90,20 %, Bakhtiar; Kita harus gerak cepat demi masyarakat

  • Bagikan
Foto : Seorang Lansia di Tapteng disuntik Vaksin COVID-19.

Kantong Berita, TAPTENG-Pasca dilepasnya Vaksinasi Mobile Massal, Sabtu (8/5) lalu, 25 puskesmas yang ada di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) serentak melakukan vaksinasi Covid-19.

Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani yang juga sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tapanuli Tengah menyebutkan Vaksinasi Mobile Massal dilaksanakan sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah bersama Forkopimda dalam melindungi masyarakat dari bahaya penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

“Sejak launching Vaksinasi Mobile Massal tempo hari di Barus, kami bersama Forkopimda Tapanuli Tengah terus memonitor pelaksanaan vaksinasi tersebut termasuk pengendalian penyebaran Covid-19 di masa libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Sasaran vaksinasi itu sebanyak 1.500 orang, yang terdiri atas masyarakat rentan (lansia) sebanyak 60% dan tenaga pendidik sebanyak 40%. Syukur alhamdulillah, vaksinasi tercapai 90,20 persen yaitu sebanyak 1.353 orang,” kata Bakhtiar di Rumah Dinasnya, Sabtu (15/5) sore.

Baca Juga :   Hadir di Musyawarah DPC HNSI Sibolga, Bupati Tapteng Ajak Masyarakat dan Penegak Hukum Komitmen Berantas Judi

Dia juga menjelaskan, hingga kini sudah 6.003 orang telah berhasil divaksin, yang terdiri atas SDM Kesehatan, Petugas Publik termasuk Tenaga Pendidik serta Lansia.

Baca Juga :   NasDem Tapteng Luncurkan Program Bagi Sembako, Bakhtiar; 'NasDem peduli dan hadir setiap masyarakat membutuhkan'

“Minggu depan, jajaran Dinas Kesehatan akan melakukan Vaksinasi Covid-19 kepada sekitar 2.800 orang terdiri atas Tenaga Pendidik dan Lansia. Saya berharap setiap minggu sasaran yang divaksin Covid-19 di Kabupaten Tapanuli Tengah terus meningkat. Kita harus gerak cepat demi masyarakat dalam rangka memberhasilkan program Pemerintah Vaksinasi Covid-19 ini,” ungkapnya.

Pesan Bupati kepada seluruh masyarakat, agar selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tapanuli Tengah. (ril/red)

  • Bagikan