MARI KITA SAMBUT HARI YANG FITRI INI DENGAN PENUH KEGEMBIRAAN DAN RASA SYUKUR - SEGENAP KRU KANTONGBERITA.COM MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1445 H/2024 banner 325x300

banner 325x300

Terjadi Pemukulan di TPS Barus, 4 Saksi Bantah BS dan Supirnya Berada di Lokasi

Foto : Dari kiri, Abdul Nasution, Arif Fauzi Pardede dan Togu Sitompul.

kantongberita.com, TAPTENG | Baru-baru ini viral di media sosial seorang pria diduga dikeroyok di salahsatu TPS di daerah Barus Kabupaten Tapanuli Tengah Sumatera Utara, Rabu (14/2/2024).

Pria yang diketahui bernama Edyanto Simatupang tersebut kini dikabarkan sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Pandan.

Kasus dugaan pengeroyokan tersebut kini telah ditangani oleh Polres Tapteng dengan menetapkan 1 orang sebagai tersangka bernama Niko, yang diketahui merupakan supir pribadi mantan Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani.

Namun, 4 orang wartawan telah diperiksa sebagai saksi dan membantah kalau Niko merupakan pelaku pemukulan Edyanto.

Apalagi kata mereka, sampai menyebut, Bakhtiar Ahmad Sibarani menyaksikan kejadian pemukulan tersebut.

Menurut mereka, Bakhtiar dan Niko tidak berada di lokasi kejadian. Karena, sejak meliput kegiatan Bakhtiar di Barus, mereka berempat tidak pernah jauh dari Bakhtiar dan supirnya Niko.

“Kami berangkat dari Sibolga sekitar jam 11.00 WIB, sampai di Barus jam 13.00 WIB. Kami saat itu keliling memantau TPS dengan pak BS. Sampai pulang ke Sibolga, kami tetap sama, gak pernah jauh. Dan kami pastikan, kami (4 wartawan), Niko dan pak BS tidak ada di lokasi kejadian. Kalau mereka berdua ada di lokasi kejadian, berarti kami berempat juga ada disitu. Ini adalah fitnah yang kejam, kalau sampai menyalahkan orang yang tidak bersalah,” kata Arif Fauzi Pardede wartawan bicarasumut.com, diamini Togu Sitompul dari tapanulinews24jam, Abdul Nasution dari mitanews.com dan Preddy Situmorang dari tapanulipost.com, Sabtu (17/2/2024).

Keterangan tersebut juga kata Arif telah mereka sampaikan kepada pihak Kepolisian berikut dengan bukti foto dokumentasi liputan, lengkap dengan waktu dan lokasi.

“Semua keterangan ini sudah kami sampaikan ke pihak Kepolisian. Kita juga sudah sampaikan bukti-bukti foto keberadaan kami, sesuai bukti dokumentasi liputan kami. Jadi, pada waktu kejadian pukul 14.58 WIB, kami berada di TPS Kedai Gedang dengan pak BS dan supirnya Niko. Bagaimana mungkin diwaktu yang sama, si Niko dan pak BS berada di 2 lokasi. Karena, menurut informasinya, kejadian itu terjadi pukul 15.05 WIB,” tukasnya.

Meski demikian, merekapun mengaku turut prihatin atas kejadian yang menimpa Edyanto Simatupang dan berharap kasus tersebut segera terungkap.

“Semoga saudara Edyanto dapat segera pulih kembali dan dalam kasus ini terungkap pelaku sebenarnya, dan berharap pihak Kepolisian profesional, dan tidak salah menetapkan tersangka,” ungkapnya.

Diketahui dalam video viral di media sosial Facebook, Edyanto Simatupang dengan kondisi pelipis mata berdarah mengaku dikeroyok oleh beberapa orang pria di TPS 3 Lapangan Bunut, Kelurahan Padang Masiang Barus. (red)