96 Ton Solar Asal Luar Kota Bongkar di Dermaga PPN Sibolga; Harga di Sibolga Disebut Lebih Mahal

  • Bagikan

Kantong Berita, SIBOLGA-Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar Industri di Sibolga ternyata lebih mahal dibandingkan Medan. Fenomena tersebut membuat sejumlah pengusaha kapal ikan lebih memilih belanja BBM ke Medan ketimbang di Sibolga.

Hal tersebut diungkapkan Jimmy, salah seorang pengusaha kapal ikan yang ditemui di areal Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga.

“Biasa kita beli dari Medan, karena harga. Sah-sah saja kita mau ambil minyak darimana saja. Kalau misalnya harga lebih murah di Sibolga atau harganya sama dari Medan, lebih bagus beli di Sibolga, prosesnya juga lebih gampang,” kata Jimmy, Kamis (22/10).

Terungkapnya peredaran BBM asal Medan tersebut di areal PPN Sibolga, bermula dari adanya kecurigaan masyarakat terhadap 5 unit mobil tangki bercorak putih biru. Masyarakat menduga, BBM yang dibongkar ke KM. Real Anson milik Jimmy, Rabu (21/10) yang lalu merupakan minyak ilegal.

Baca Juga :   Harga BBM Nelayan di Sibolga Lebih Mahal, OH TBBM Sibolga; Tidak Berwenang Beri Penjelasan

Terkait hal tersebut, Jimmy membantah. Karena menurutnya, minyak tersebut diorder secara legal melalui sebuah perusahaan.

Bahkan, untuk memastikan keabsahan minyak tersebut, pihak Polres Tapanuli Tengah telah mengambil sampel minyak untuk diperiksa di laboratorium.

“Saya hanya mau tahu satu kepastian, mereka ada bermain atau tidak. Kalau misalnya pihak Polres bilang ini minyak ilegal, berarti saya tahu, saya dibohongin. Saya ada hak menuntut pemilik minyak ini. Saya beli minyaknya secara legal,” ketusnya.

Terpisah, Adi Daeng Pawewang, pejabat Syahbandar PPN Sibolga yang ditemui diruang kerjanya juga membantah kalau minyak yang diangkut 5 unit mobil tangki tersebut disebut ilegal.

Baca Juga :   Akses Jalan Sibolga-Tarutung Tertutup Longsor; Pengendara Dialihkan Lewat Jalan Rampah-Poriaha

Karena menurutnya, keabsahan minyak dapat dilihat dari surat jalan atau Delivery Order (DO) yang ditunjukkan pihak perusahaan kepada pihak PPN saat hendak bongkar muat.

“Bukti pajak nya juga lengkap. 96 ton yang dibongkar. Harganya 1 liter Rp5600,” kata Adi Daeng sembari menunjukkan DO yang dikeluarkan oleh PT Sumber Jaya, yang beralamat di jalan lintas Medan-MorawaTebing Tinggi, Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Sementara, menurut informasi yang diperoleh, harga Solar Industri untuk nelayan di Sibolga lebih mahal Rp100 perliternya dari harga jual PT Sumber Jaya atau Rp5700 perliter. (red/kb)

  • Bagikan