Yang Disambar Petir di Pelabuhan Lama Sibolga Meninggal Dunia

  • Bagikan
Foto : Jenazah disemayamkan di rumah duka.

Kantong Berita, SIBOLGA-Pelajar SMP ynag disambar petir di dermaga Pelabuhan Lama Sibolga akhirnya meninggal dunia di Sumah Sakit FL Tobing Sibolga, Kamis (9/4) sekira pukul 4.15 WIB.

Jenazah Faisal Akbar Tanjung (17) kini disemayamkan di rumah duka di komplex anggar, jalan Commodor Yos Sudarso, Kelurahan Kotaberingin, Kecamatan Sibolga Kota.

Menurut ayah kandung korban, Suwito Tanjung, hingga ajal menjemput, anaknya tidak juga sadarkan diri sejak dibawa ke rumah salit.

“Gak sadar juga. Alat medis itu ajalah yang membantu pernafasannya semalam,” kata Suwito dengan wajah sedih.

Sebelumnya, Faisal disambar petir di dermaga Pelabuhan Lama Sibolga, Kelurahan Kotaberingin, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga, Sumatera Utara, Rabu (8/4) sekira pukul 17.45 WIB.

Baca Juga :   Mantan Kapolsek Manduamas Jabat Kasat Sabhara Polres Sibolga

Dari warga yang ditemui di dermaga Pelabuhan Lama, pria tersebut diketahui korban merupakan warga sekitar.

Menurut salah seorang warga sekitar yang mengaku melihat kejadian tersebut mengatakan, sebelum petir menyambar, Faisal sedang berdiri di dermaga. Saat itu, lagaknya seperti orang yang mau mandi laut.

“Sedang berdiri-diri dia tadi di dermaga. Kadang mau melompat dia (ke laut). Tapi gak melompat-melompat juga,” kata Wira.

Tiba-tiba, petir menyambar dan dia melihat Faisal sudah telungkup di dermaga.

“Kepalanya menyentuh aspal dermaga itulah. Telungkup dia, tangannya dilipat di perutnya,” ungkapnya.

Kemudian, hingga pukul 19.00 WIB Faisal belum sadarkan diri saat dirawat di rumah sakit. Namun menurut ibu korban, Rosdina yang ditemui di depan ruang IGD Rumah Sakit FL Tobing Sibolga, tubuh korban mulai hangat.

Baca Juga :   Penggrebekan Pesta Narkoba di Sibolga; Polisi Tangkap Pria Pemilik Sajam

“Belum lagi (sadar), tapi badannya sudah hangat,” kata Rosdina sambil terisak mengingat kondisi anaknya.

Pihak keluarga dan tetangga korban masih menunggu di depan ruang IGD. Mereka sangat khawatir, dengan kondiri korban.

Sementara, pihak medis rumah sakit masih terus berjuang untuk menyelamatkan korban.

Diketahui, korban masih berstatus pelajar di salah satu SM di Kota Sibolga, yang masih duduk dibangku kelas IX. Faisal merupakan anak ke 2 dari 4 bersaudara, pasangan Suwito Tanjung dan Rosdina, warga jalan Commodor Yos Sudarso, Kelurahan Kotaberingin, Kecamatan Sibolga Kota. (jul)

  • Bagikan